1 JUNI 1945 HARI LAHIR PANCASILA

 

oleh: Drs. M ILYAS AR

[Fak. Syari'ah dan Hukum UIN-SU dan Penasehat MD KAHMI Medan]

Pancasila's birthday was marked by the first president of Indonesia, Soekarno. In his speech Soekarno put forward the concept of Pancasila as the basis of the Indonesian state which was presented in the trial (BPUPKI) or Dokoritsu Junbi Dosakai.

Hari lahirnya Pancasila ditandai oleh presiden pertama Indonesia, Soekarno. dalam pidatonya Soekarno mengemukakan konsep Pancasila menjadi dasar negara Indonesia disampaikan dalam sidang (BPUPKI) atau Dokoritsu Junbi Dosakai.

Pancasila merupakan dasar negara RI dijadikan sumber hukum dasar nasional didalam tata penyelenggara negara. Juga Pancasila sebagai pandangan hidup, way of life berkaitan dengan spirit yang dianut setiap warga negara. Pancasila terpelihara dan diamalkan untuk keutuhan bangsa.

Indonesia adalah negara kesatuan Republik Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil dengan hamparan lautan yang luas di tambah garis pantai yang cukup panjang didiami berbagai suku bangsa, budaya daerah yang berbeda beda juga agama. Kesemuaan itu dapat dipersatukan dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika (walaupun berbeda beda tetapi tetap satu) itu adalah anugerah pemberian dari Allah/Tuhan Yang Maha Esa yang tak ternilai harganya, oleh karena itu kita sebagai makhlukNya  berkewajiban untuk menjaga dan melestarikan alam dan lingkungannya. Berbagai hayati flora dan fauna yang tidak kalah pentingnya membangun peradaban Tinggi berbudi luhur juga menciptakan suasana damai, adil, makmur dan sejahtera, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kemanusiaan dan berkeadilan, taat dan patuh kepada hukum tidak ada perbedaan antar rakyat jelata dan penjabat, orang miskin dan kaya semua itu sama perlakuannya di hadapan hukum. Dalam kerangka membangun Indonesia para pendahulu telah memikirkan "Perumusan dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara. Sebab dasar negara itu sangat urgent untuk kelanjutan ke depan Indonesia maju dan bermartabat.

Tanggal 1 Juni 1945 merupakan hari lahirnya Pancasila kita sebagai bangsa Indonesia harus tetap mengingat dan melaksanakan nilai nilai luhur perjuangan dari pendahulu kita seperti yang di ucapkan oleh proklamator Indonesia Ir. Soekarno "Jangan sekali kali melupakan sejarah" dikenal dengan singkatan "Jas merah". Ir.Soekarno pada tanggal 1 juni 1945 menyampaikan pidato tentang dasar dasar negara Indonesia merdeka. Usulannya berbentuk philosophische grondslag atau weltanschauung. Philosophische grondslag atau weltanschauung adalah fundamen, filsafat, pikiran, jiwa, hasrat yg sedalam dalamnya untuk di atasnya didirikan Indonesia merdeka yang kekal dan abadi. Kelanjutannya rumusan dasar negara dalam pembukaan UUD 1945  yg ditetapkan oleh PPKI tgl 18 Agustus 1945 sebagai berikut:

1.      Ketuhanan Yang Maha Esa

2.      Kemanusiaan yg adil dan beradab

3.      Persatuan Indonesia

4.      Kerakyatan yg dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan

5.      Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

NASIONALISME DAN PATRIOTISME

Itu bagian dari semangat kebangsaan bangsa Indonesia telah dapat di uji keberhasilannya dalam menyatakan kemerdekaannya merupakan salah satu bukti cinta para pahlawan terhadap bangsa dan negara. Bukti cinta yang dilandasi semangat kebangsaan dengan pengorbanan jiwa dan raga segenap rakyat untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari penjajah, tetesan darah jiwa, raga air mata sebagai saksi dalam perjuangan bangsa. Lihat keberanian pemuda pemuda Indonesia merobek bendera Belanda di hotel oranye Surabaya digantikan dan kibaran bendera sang saka merah putih, walaupun korban berjatuhan demi merdekanya Indonesia. Kondisi sekarang ini bagaimana kita harus tetap membangun semangat nasionalisme dan patriotisme seperti pendahulu pendahulu kita, semoga ke depan Indonesia lebih baik lagi maju berperadaban tinggi disegani oleh bangsa bangsa lain.

Catatan pelaku sejarah

-Ir. Soekarno

-Mr. Prof. Moh. Yamin

-Drs.Mohammad Hatta

-Mr.A.A.Maramis

-Raden Abikusimo Tjokrosoejoso

-Abdoel Kahar Miezakir

-H.Agus Salim

-KH.Wachid Hasjim

-Mr. Ahmad Soerbardjo.

 KEDUDUKAN FUNGSI PANCASILA

1.      Dasar negara

2.      Pandangan hidup

3.      Ideologi bangsa

4.      Kepribadian bangsa

5.      Falsafah hidup

6.      Cita cita bangsa

7.      Perjanjian luhur

8.      Pardikma pembangunan

9.      Sumber nilai, dll

 PANCASILA DAN MASA DEPAN BANGSA

Bangsa Indonesia sudah sepakat bahwa Pancasila dasar negara pandangan hidup (way of life) artinya dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, bertanah air Indonesia segala aspek perbuatan dan perilaku harus menjunjung tinggi nilai-nilai falsafah Pancasila. Tidak berbuat semena-mena, tidak ada penindasan, melecehkan sesama anak bangsa, melanggar hak asasi manusia, tetapi harus mengedepankan rasa kemanusiaan yang adil dan beradab, persamaan dan persatuan Indonesia. Segala sumber kekayaan alam Indonesia diperuntukkan untuk kesejahteraan bangsa Indonesia, adil dan makmur sesuai dengan yang diamanahkan dalam UUD 1945.

Faktor globalisasi, media sosial yang semakin canggih, orang-orang asing, hilir mudik di Indonesia tidak serta merta Pancasila tergerus dengan paham-paham lain yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa, apalagi paham komunisme, juga bahaya laten lainnya, yang dapat merusak kepribadian bangsa yang ber-Pancasila. Misalnya pandangan materialisme, karena tidak mengaku adanya Tuhan (religius), mereka semata-mata hanya memenuhi nilai-nilai materialisme. Dari situ lahirlah pragmatisme, hedonisme, konsumerisme, nudisme, opportunisme, juga ideologi liberalisme/kapitalisme juga sosialisme marxisme. Kesemua itu bertentangan dengan pandangan ideologi Pancasila. semua elemen masyarakat/pemerintahan harus menjaga Pancasila demi keutuhan Negara Kesatuan Indonesia (NKRI). Wallahu A’lam bis shawab..

Komentar