Pemimpin Visioner dan Berkualitas
Drs. Mhd Ilyas AR
(Penasehat MD KAHMI Medan,
Alumni Fak. Syariah UIN (IAIN) SU Medan)
Kemajuan suatu
bangsa tidak diukur dari wilayah atau geografis, jumlah penduduk yang besar.
Singapur hanya memiliki luas 710 km² dan penduduk ±5 juta jiwa, tapi begitu
maju. Cina areanya mencapai 9,7 juta km², populasi penduduk ±1,3 miliyar, juga
tumbuh pesat. Nowergia, Swedia, Denmark, dan Finlandia yang dingin dan membeku,
salju dimana-mana, kawasan kutub utara, tapi menjadi sekumpulan negara
skandinavia yang sejahtera. Jepang berada di daerah area gempa dan tsunami,
tapi menjadi salah satu negara termakmur di Asia.
Sementara
Indonesia yang dibelah garis khatulistiwa, negara ke-15 terluas, berpenduduk
ke-4 terbesar di dunia, panoramanya indah dapat dinikmati di atas pegunungan,
juga didasar lautan dengan aneka ragam terumbu karang dan biota laut yang mempesona.
Sudah lebih dari setengah abad memperaktekkan demokrasi Pancasila, tapi
kemajuannya dapat kita lihat sendiri, bagaimana tingkat kemakmuran Indonesia,
mungkin hanya dinikmati dari segolongan kecil saja, padahal di pembukaan UUD
1945 telah diutarakan masyarakat adil dan makmur. Sekarang kembali kita
bertanya mana masyarakat yang adil dan makmur?....
Dari situlah
kita harus belajar bahwa perlunya pemimpin yang visioner (memiliki pengetahuan
luas, memiliki rasa kepedulian yang luar biasa, keberanian mentalitas yang baik
dan memadai, tidak mengikuti kata orang per orang ataupun kelompok, apalagi
mendengarkan pembisik dan pesan sponsor).
Pemimpin yang
berkualitas itu bersumber daya insani/insan cita, yang menjadi kunci kemajuan
sebuah bangsa dan negara yang maju. Apapun kondisi geografis, geologis,
demokratis dan pemerintahannya harus menitik beratkan antara lain:
1. Adil, salah
satu nilai universal yang menjadi suatu kemajuan dan kesajahteraan sebuah
bangsa. Pada konsep adil ini terkandung visi, rasa peduli, kebersamaan, gotong
royong, pembangunan berwawasan nasional untuk seluruh masyarakat Indonesia.
2. Rakyatnya
juga harus berkualitas, karena SDM mampu memiliki percanaan, hidup berdisiplin,
serta punya strategi dan taktik perjuangan untuk memajukan diriya dan
bangsanya. Tidak ketinggalan dalam perkembangan, kemajuan pendidikan dan
teknologi canggih dibarengi dengan penelitian dan pengembangan SDA dan SDM yang
tidak kalah bersaing dengan manca negara.
Mudah-mudahan
dari uraian tersebut merupakan sumbangsi pemikiran untuk memajukan peradaban
Indonesia yang mandiri. []
Pemimpin Visioner menentukan kesejahteraan rakyat dan negara. Bahwa bangsa ini sudah sangat rindu akan kehadiran para pemimpin-pemimpin yang cerdas dan berpandangan jauh kedepan. Thansk....
BalasHapus